Hadis Riwayat Muslim No. 4831
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ وَابْنُ حُجْرٍ قَالُوا حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ يَعْنُونَ ابْنَ جَعْفَرٍ عَنْ الْعَلَاءِ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ دَعَا إِلَى هُدًى كَانَ لَهُ مِنْ الْأَجْرِ مِثْلُ أُجُورِ مَنْ تَبِعَهُ لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا وَمَنْ دَعَا إِلَى ضَلَالَةٍ كَانَ عَلَيْهِ مِنْ الْإِثْمِ مِثْلُ آثَامِ مَنْ تَبِعَهُ لَا يَنْقُصُ ذَلِكَ مِنْ آثَامِهِمْ شَيْئًا
Telah menceritakan
kepada kami Yahya bin Ayyub dan Qutaibah bin Sa'id dan Ibnu Hujr, mereka
berkata; telah menceritakan kepada kami Isma'il yaitu Ibnu Ja'far dari Al-'Ala
dari bapaknya dari Abu Hurairah Ra. bahwasanya Rasulullah SAW. bersabda, "Barangsiapa yang mengajak
kepada kebaikan, maka baginya pahala seperti pahala orang-orang yang mengikutinya tanpa
mengurangi pahala mereka sedikit pun. Dan barangsiapa yang mengajak kepada kesesatan,
maka atasnya dosa seperti dosa orang-orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi dosa
mereka sedikit pun."
Takhrih Hadis
Hadis ini shahih. Diriwayatkan dalam Shahih Muslim, Hadis Nomor 4831; Sunan Abu Dawud, Hadis Nomor 3993; Sunan at-Tirmidzi, Hadis Nomor 2598; Sunan Ibnu Majah, Hadis Nomor 202.
Kandungan Hadis Riwayat Muslim No. 4831
Hadis ini menjelaskan keutamaan orang yang melakukan dakwah. Selain sebagai kewajiban,
dakwah memberikan bagi pelakunya pahala yang bagus dan masif. Maksudnya pahala tetap
mengalir kepada pendakwah sampai hari kiamat. Ketika seseorang memotivasi, mengajak
kebaikan maka dia mendapatkan pahala karena perbuatan baiknya tersebut. Dan dia
mendapatkan tambahan pahala sebanyak orang-orang yang mengikutinya berbuat baik, tanpa
mengurangi sedikitpun pahala mereka.
Hal serupa juga terjadi, jika seseorang mengajak dan memotivasi orang melakukan keburukan.
Dia mendapatkan dosa karena perilakunya dan mendapat tambahan dosa sebanyak orang-orang yang mengikutinya, tanpa sedikitpun dosa mereka dikurangi.
Begitulah dakwah tidak saja sebuah kewajiban, tetapi juga peternakan pahala yang potensial.
Sumber:
M. Abdul Jalil, Al-Qur'an Hadits (Jakarta: Kementerian Agama, 2019)
Software Ensiklopedi Hadits
Tidak ada komentar:
Posting Komentar