Kamis, 22 Oktober 2020

Kedudukan Al-Qur'an dari Segi Sains (Ilmu Pengetahuan)

Al-Qur'an kaya akan perhatian penuh pada pengetahuan, memerangi pada ketidaktahuan buta aksara (ummi), mewahyukan untuk belajar membaca dan menulis karena keduanya merupakan alat pengetahuan. Allah memulai wahyu Al-Qur'an dengan perkataan اِقْرَأْ (bacalah) sebagai dalil (bukti) ketertarikan Al-Qur'an pada prinsip sains. Kita akan banyak menemukan ayat-ayat Al-Qur'an yang mendorong manusia untuk selalu berpikir.

Al-Qur'an adalah gudang semua ilmu, pengetahuan, hukum-hukum, dan peraturan perundang-undangan (syari'at). Allah SWT. berfirman:

...وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ تِبْيَانًا لِكُلِّ شَيْءٍ...

... Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu... (QS. An-Nahl: 89)

Sungguh terdapat di dalam Al-Qur'an prinsip ilmu-ilmu agama dan dunia. Al-Qur'an menyebutkan dasar-dasar (ushul) ilmu dan profesi yang berkaitan dengan kehidupan manusia. Misalnya pendapat Imam Suyuthi bahwa:

1. Dasar-dasar ilmu geometri, terdapat dalam QS. Al-Mursalat: 30

انْطَلِقُوا إِلَىٰ ظِلٍّ ذِي ثَلَاثِ شُعَبٍ

Pergilah kamu mendapatkan naungan yang mempunyai tiga cabang (QS. Al-Mursalat: 30)

2. Dasar-dasar ilmu pandai besi, terdapat dalam QS. Al-Kahfi: 96

آتُونِي زُبَرَ الْحَدِيدِ

berilah aku potongan-potongan besi... (QS. Al-Kahfi: 96)

3. Dasar-dasar ilmu memintal, terdapat dalam QS. An-Nahl: 92

وَلَا تَكُونُوا كَالَّتِي نَقَضَتْ غَزْلَهَا مِنْ بَعْدِ قُوَّةٍ أَنْكَاثًا

Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat, menjadi cerai berai kembali... (QS. An-Nahl: 92)

4. Dasar-dasar ilmu pertanian, terdapat dalam QS. Al-Waqi'ah: 63-64 

أَفَرَأَيْتُمْ مَا تَحْرُثُونَ. أَأَنْتُمْ تَزْرَعُونَهُ أَمْ نَحْنُ الزَّارِعُونَ.

Maka terangkanlah kepadaku tentang yang kamu tanam. Kamukah yang menumbuhkannya atau Kamikah yang menumbuhkannya? (QS. Al-Waqi'ah: 63-64)

5. Dan lain sebagainya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar