Minggu, 19 Juli 2020

Kandungan Surah an-Nahl Ayat 65-70 Tentang Kebesaran dan Kekuasaan Allah

Al-Qur'an Surah an-Nahl Ayat 65-70

وَاللّٰهُ اَنۡزَلَ مِنَ السَّمَآءِ مَآءً فَاَحۡيَا بِهِ الۡاَرۡضَ بَعۡدَ مَوۡتِهَا‌ؕ اِنَّ فِىۡ ذٰ لِكَ لَاٰيَةً لِّقَوۡمٍ يَّسۡمَعُوۡنَ

65. Dan Allah menurunkan air (hujan) dari langit dan dengan air itu dihidupkan-Nya bumi yang tadinya sudah mati. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang mendengarkan (pelajaran).

وَاِنَّ لَـكُمۡ فِىۡ الۡاَنۡعَامِ لَعِبۡرَةً ؕنُّسۡقِيۡكُمۡ مِّمَّا فِىۡ بُطُوۡنِهٖ مِنۡۢ بَيۡنِ فَرۡثٍ وَّدَمٍ لَّبَنًا خَالِصًا سَآٮِٕغًا لِّلشّٰرِبِيۡنَ

66. Dan sungguh, pada hewan ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari apa yang ada dalam perutnya (berupa) susu murni antara kotoran dan darah, yang mudah ditelan bagi orang yang meminumnya.

وَمِنۡ ثَمَرٰتِ النَّخِيۡلِ وَالۡاَعۡنَابِ تَتَّخِذُوۡنَ مِنۡهُ سَكَرًا وَّرِزۡقًا حَسَنًا ؕ اِنَّ فِىۡ ذٰ لِكَ لَاٰيَةً لِّقَوۡمٍ يَّعۡقِلُوۡنَ

67. Dan dari buah kurma dan anggur, kamu membuat minuman yang memabukkan dan rezeki yang baik. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang mengerti.

وَاَوۡحٰى رَبُّكَ اِلَى النَّحۡلِ اَنِ اتَّخِذِىۡ مِنَ الۡجِبَالِ بُيُوۡتًا وَّمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعۡرِشُوۡنَۙ

68. Dan Tuhanmu mengilhamkan kepada lebah, “Buatlah sarang di gunung-gunung, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia,

ثُمَّ كُلِىۡ مِنۡ كُلِّ الثَّمَرٰتِ فَاسۡلُكِىۡ سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا‌ ؕ يَخۡرُجُ مِنۡۢ بُطُوۡنِهَا شَرَابٌ مُّخۡتَلِفٌ اَلۡوَانُهٗ فِيۡهِ شِفَآءٌ لِّلنَّاسِ‌ؕ اِنَّ فِىۡ ذٰ لِكَ لَاٰيَةً لِّقَوۡمٍ يَّتَفَكَّرُوۡنَ‏

69. kemudian makanlah dari segala (macam) buah-buahan lalu tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu).” Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berpikir.

وَاللّٰهُ خَلَقَكُمۡ ثُمَّ يَتَوَفّٰٮكُمۡ‌ۙ وَمِنۡكُمۡ مَّنۡ يُّرَدُّ اِلٰٓى اَرۡذَلِ الۡعُمُرِ لِكَىۡ لَا يَعۡلَمَ بَعۡدَ عِلۡمٍ شَيۡــًٔا‌ؕ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيۡمٌ قَدِيۡرٌ

70. Dan Allah telah menciptakan kamu, kemudian mewafatkanmu, di antara kamu ada yang dikembalikan kepada usia yang tua renta (pikun), sehingga dia tidak mengetahui lagi sesuatu yang pernah diketahuinya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Kuasa.

Memahami Kandungan Surah an-Nahl Ayat 65-70

Kelompok ayat ini menguraikan bukti-bukti kekuasaan dan kebesaran Allah Swt., serta berbagai bentuk nikmat yang dianugerahkan-Nya kepada manusia. Berbagai nikmat tersebut berada disekitar kita dan terdapat pada kehidupan kita sehari-hari. Hal ini mempertegas bahwa Islam sangat menghargai ilmu pengetahuan dan juga orang-orang yang berfikir dan memperhatikan alam sekitar. Tujuan dari perenungan tersebut adalah penyadaran diri akan kekuasaan Allah dan kebesaran-Nya. 

Adapun tujuan dari bukti-bukti Kebesaran-Nya itu, hakikatnya memberi peluang kepada manusia untuk menggali potensi akalnya secara maksimal.

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Sabtu, 18 Juli 2020: 8 Wilayah ...


Kandungan Surah an-Nahl Ayat 65

Manusia diajak untuk memikirkan kejadian-kejadian alam yang ada di sekitarnya, termasuk turunnya hujan dari langit yang dapat menghidupkan kembali tumbuh-tumbuhan kering sekalipun atau menyuburkan kembali kondisi tanah yang sudah mati (tandus). Hal tersebut menunjukkan bahwa Allah SWT. berkuasa menghidupkan tanah dan menyuburkannya setelah tidak adanya tanda-tanda kehidupan. Orang-orang yang memperhatikan kejadian itu tentu akan melihat bukti-bukti yang jelas dan tanda yang pasti tentang adanya Allah SWT. Bukti-bukti tersebut hanya dapat dipahami bagi orang yang mau mendengarkan penjelasan dari Allah SWT., memperhatikan dan memikirkan tanda-tanda keesaan-Nya.


Suka Minum Susu Sapi Mentah? Kenali Dulu Kandungan di Dalamnya ...

Kandungan Surah an-Nahl Ayat 66

Allah SWT. meminta perhatian kepada manusia agar selalu mempelajari atas segala ciptaan-Nya, Allah Swt. juga menggambarkan bahwa dari dalam perut binatang ternak terdapat cairan susu yang bergizi dan menyehatkan siapa saja yang mengkonsumsinya, padahal di sekitar perut binatang itu terdapat pula bagian yang menampung kotoran dan najis. Susu tersebut mempunyai manfaat yang besar sekali untuk kesehatan manusia dan mengandung zat-zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.


Aneka Resep Masakan Lezat: 2018

Kandungan Surah an-Nahl Ayat 67

Allah SWT. menerangkan bahwa buah kurma dan anggur merupakan rezeki yang baik dan dapat pula dijadikan minuman yang memabukkan. Riwayat dari Ibnu Abbas menjelaskan bahwa sakar adalah minuman yang diharamkan yang berasal dari buah kurma dan anggur. Rezeki yang baik adalah makanan halal yang bisa diproduksi dari kurma dan anggur.


Fakta Dibalik Struktur Sarang Lebah yang Berbentuk Segi Enam ...

Kandungan Surah an-Nahl Ayat 68

Hewan lebah diperintahkan oleh Allah SWT. untuk membuat sarang-sarangnya di tempat yang dihuni oleh manusia. Sarang lebah terbuat dari lilin dan mempunyai bentuk segi enam berangkai yang menurut para ahli struktur bangunan merupakan ruang yang paling banyak memuat isi dibanding dengan segi-segi lain. Apabila diperhatikan bobotnya, sarang lebah itu sangat ringan.


Lebah pun Mengisap Racun - Ilmu dan Teknologi - koran.tempo.co10 Manfaat Madu untuk Kesehatan yang Terbukti Secara Ilmiah

Kandungan Surah an-Nahl Ayat 69

Bahkan masing-masing dari lebah telah ditetapkan baginya rezeki dengan menghisap bunga dari pepohonan menjelang berbuah. Lebah mengisap makanan dari bunga-bunga kemudian masuk ke dalam perutnya dan dari perutnya dikeluarkan madu yang bermacam-macam warnanya. Ada yang putih, ada yang kekuning-kuningan, dan ada pula yang kemerah-merahan, sesuai dengan jenis lebah itu dan bunga-bunga yang ada di sekitarnya. Adapun manfaat madu untuk ketahanan tubuh dan sebagai obat berbagai penyakit.


Ilmuwan Jerman Buktikan ada Kehidupan Setelah Mati – Hidayatullah.com

Kandungan Surah an-Nahl Ayat 70

Selanjutnya, Allah Swt. juga telah menyebutkan tentang kekuasaan-Nya terhadap hamba-hamba-Nya dengan menjadikan mereka dari tiada menjadi ada, kemudian Dia mematikan mereka. Namun, ada pula yang sebelumnya mereka diberi pengetahuan, kemudian daya ingatnya memudar sehingga menjadikan mereka pelupa atau pikun dan tubuhnya menjadi lemah. 

Begitulah kuasa dan kebesaran Allah Swt. adanya agar setiap kita dari hamba-Nya selalu menyadari dan memikirkan fenomena tersebut untuk dijadikan pelajaran dalam menguatkan keimanan kepada-Nya. 


Sumber:
M. Ziyad, Tafsir Ilmu Tafsir (Jakarta: Kementerian Agama, 2016)
Amari Ma'ruf dan Nurhadi, Mengkaji Ilmu Tafsir 3 untuk Kelas XII Madrasah Aliyah Program Keagaamaan (Solo: Tiga Serangkai Pustaka Mandiri, 2017)
Yadi Fajri, Tafsir (Jakarta: Kementerian Agama, 2019)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar